Sehangat matahari dan secerah pagi

Sehangat matahari dan secerah pagi

Rabu, 23 Mei 2012

About Me from quizbox.com

Your view on yourself:
You are down-to-earth and people like you because you are so straightforward. You are an efficient problem solver because you will listen to both sides of an argument before making a decision that usually appeals to both parties.


The type of girlfriend/boyfriend you are looking for:
You like serious, smart and determined people. You don't judge a book by its cover, so good-looking people aren't necessarily your style. This makes you an attractive person in many people's eyes.


Your readiness to commit to a relationship:
You are ready to commit as soon as you meet the right person. And you believe you will pretty much know as soon as you might that person.


The seriousness of your love:
Your have very sensible tactics when approaching the opposite sex. In many ways people find your straightforwardness attractive, so you will find yourself with plenty of dates.


Your views on education
Education is very important in life. You want to study hard and learn as much as you can.


The right job for you:
You're a practical person and will choose a secure job with a steady income. Knowing what you like to do is important. Find a regular job doing just that and you'll be set for life.


How do you view success:
You are confident that you will be successful in your chosen career and nothing will stop you from trying.


What are you most afraid of:
You are afraid of having no one to rely on in times of trouble. You don't ever want to be unable to take care of yourself. Independence is important to you.


Who is your true self:
You like privacy very much because you enjoy spending time with your own thoughts. You like to disappear when you cannot find solutions to your own problems, but you would feel better if you learned to share your thoughts with a person you trust.

Aku, Kamu, Kalian, Mereka, Kita, Allah....


Aku, Kamu, Kalian, Mereka, Kita, Allah....


Aku.

Sering kali Aku meluangkan jeda waktuKu.

Menghabiskan seluruh energiKu.

Melakukan segala asa dan upaya.

Hanya untuk berjuang agar seperti apa Aku di mata Kamu, Kalian, dan Mereka.


Begitupun Kamu.

Termasuk Kalian.

Juga Mereka.


Namun pernahkah Kita.

Meluangkan setiap jeda waktu Kita.
\
Menghabiskan seluruh energi Kita.

Melakukan segala asa dan upaya.

Hanya untuk berjuang agar seperti apa Kita di mata Allah.


Bekasi, May 23rd 2012

Gempar Dwi Pambudi
gempar.dp@gmail.com
dwimpank@yahoo.co.id
@mas_mpank

Pemimpin Pulang


Pemimpin Pulang

Empat cara pulang bagi Pemimpin dari Perjuangan.



Dia pulang dengan kepala tegak.  


Membawa hasil perjuangan.


Dia pulang dengan kepala tegak.


Tapi tangan di belenggu musuh untuk calon penghuni terungku.


Atau lebih dari itu.


Riwayatnya akan menjadi pupuk penyubur tanah perjuangan bagi para Mujahidin seterusnya.



Dia pulang.


Tapi yang pulang hanya namanya.


Jasadnya sudah tinggal di Medan Jihad.


Sebenarnya, di samping namanya.


Juga turut pulang ruhnya yang hidup dan menghidupkan ruh umat sampai tahun berganti musim.


Serta mengilhami para pemimpin yang akan tinggal dibelakangnya.



Dia pulang dengan tangan ke atas.


Kepalanya terkulai.


Hatinya menyerah kecut kepada musuh yang memusuhi Allah dan Rasul.


Yang pulang itu jasadnya.


Yang satu kali juga akan hancur.


Nyawanya mematikan ruh umat buat zaman yang panjang.


Entah pabila umat itu akan bangkit kembali.


Mungkin akan diatur oleh Ilahi dengan umat yang lain.


Yang lebih baik.


Nanti Ia “Pemimpin” dengan tanda kutip.



Adakalanya ada nakhoda berpirau melawan arus.


Tapi berpantang ia bertukar haluan.


Berbalik arah.


Ia belum pulang.


Mohammad Natsir
-MEDAN DJIHAD-
24 AGUSTUS 1961 M/MAULID 1381 H.

Kamis, 16 Februari 2012

A kind of definition about honor and courage

"Courage is a hard thing to figure. You can have courage based on a dumb idea or mistake but you’re not supposed to question adults or your coach or your teacher because they make the rules.

Maybe they know the best, maybe they don’t. It all depends on who you are, where you come from. That’s why courage is tricky. Should you always do what others tell you to do?


Sometimes you might not even know why you’re doing something. I mean, any foul can have courage. But honor, that’s the real reason you either do something or you don’t. It’s who you are and maybe who you want to be.

If you die trying for something important then you have both honor and courage, and that’s pretty good. That you should hope for courage and pray for honor. And maybe even pray that the people telling you what yo do have something too."

The Blind Side – Michael Oher


Best regards,
Gempar Dwi Pambudi
@mas_mpank

Minggu, 21 Agustus 2011

Mencintai Dalam Realita

Terselip sebuah nama sederhana dalam doa-doa panjang di tiap pergantian malam

Terselip sebuah nama sederhana yang memenuhi relung jiwa

Sebuah nama yang menumbuhkan asa

Aku ingin mencintainya dengan utuh tanpa terbalut keegoisan hati untuk memilikinya

Mencintainya dalam keikhlasan

Mencintainya dalam ketulusan

Mencintainya dalam realita

Semoga Allah senantiasa memberikan yang terbaik bagi hidupmu, duniamu, agamamu, serta  mimpi dan harapan-harapanmu.

Bekasi, 14 Agustus 2011
Dalam kerinduan hati terbalut kegelisahan memahami realita


Best Regards,
Gempar Dwi Pambudi
gempar.dp@gmail.com
dwimpank@yahoo.co.id

Rabu, 10 Agustus 2011

Pemimpin dan Makna Penugasan


Bismillahirrahmanirrahim...


"Leadership adalah proses mempengaruhi orang lain yang mana seorang pemimpin mengajak anak buahnya secara sukarela berpartisipasi guna mencapai tujuan organisasi."
(kreiner)


Sejenak kita belajar secara sederhana dari sebuah teori umum tentang definisi kepemimpinan. ada 3 kata yang merangkai susunan kalimat definisi leadership di atas.

1. Pengaruh
Pengaruh sendiri memiliki definisi "Daya yg ada atau timbul dr sesuatu (orang, benda) yg ikut membentuk watak, kepercayaan, atau perbuatan seseorang"
Mengapa leadership, kepemimpinan, pemimpin senantiasa berkaitan erat dengan PENGARUH?? Karena ketika sebuah kerja sudah memiliki arah, sudah memiliki tujuan, sudah memiliki sumber daya yang cukup untuk berjalan maka diperlukan sebuah kata untuk memulai, yaitu GERAK. Maka pemimpin dalam hal ini maka bisa disebut pula PENGGERAK.
Pengaruh menentukan sejauh mana seorang pemimpin mampu MENGHIMPUN SUMBER DAYA, MENGHIMPUN KEPERCAYAAN AKAN SEBUAH MIMPI, MEMBERIKAN KETENANGAN, RASA AMAN, dan dari semua itu akan muncul sebuah KERELAAN untuk BERKORBAN demi MIMPI BESAR BERSAMA.

2. Tujuan (Mimpi)
"Merupakan hasil akhir yang ingin dicapai individu ataupun kelompok yang sedang bekerja, atau secara ideal, tujuan merupakan hasil yang diharapkan menurut nilai orang-orang" 
Seorang pemimpin mutlak adalah seseorang yang memahami secara pasti mimpi besarnya. atau VISIONER dalam bentuk bahasa modern. Seorang pemimpin adalah seorang pemimpi sama seperti manusia lainnya, namun yang membedakannya ialah seorang pemimpin mampu mendeskripsikan mimpinya kepada orang-orang disekitarnya dengan baik. dengan pengaruhnya dia bisa mengembangkan sebuah mimpi sederhana pribadi menjadi mimpi besar sebuah kelompok.
Semakin jelas pendeskripsian mimpi seorang pemimpin maka semakin jelas pula tujuannya. semakin jelas tujuannya maka akan semakin jelas pula KEBUUTUHAN BEKALNYA, JARAK TEMPUHNYA, BERAT MEDAN PERJALANANNYA, kemungkinan-kemungkinan TITIK-TITIK PERSIMPANGANNYA, bahkan mampu MELIHAT sebuah CELAH SEJARAH.
Maka jelas, seorang pemimpin adalah seorang pemimpi dengan keterampilan khusus dalam mendeskripsikan mimpinya.

3. Organisasi
Organisasi secara sederhana dapat disama artikan dengan sekumpulan manusia (kelompok) hanya dalam bentuk yang lebih detail dalam pembagian fungsi dan signifikan dalam segi jumlah.
Jika dibahasakan dengan kata yang lebih utuh maka organisasi adalah
"Organisasi adalah tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dansistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkansumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan) , sarana-parasarana, data, danlain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi"

Pemimpin adalah orang yang mampu mengejawantahkan mimpi dalam kerja yang dipahami bersama oleh tim lalu mengoptimalkan semua sumber daya dalam GERAK BERSAMA menuju mimpi tersebut.
Mengorganisasi sebuah mimpi bagi seorang pemimpin erat kaitannya dengan MENGORGANISIR RESIKO, MEMANAGE BEKAL PERJALANAN  menuju mimpi, MEMETAKAN JARAK TEMPUH, MENGOPTIMALKAN seluruh SUMBER DAYA yang dimiliki, dan juga MENGKREASIKAN CELAH SEJARAH.


Dalam mengorganisir mimpi, seorang pemimpin harus bisa mendefinisikan keoptimalan pemanfaatan sumber daya dalam berbagai spesifikasi khusus dan detail yang disebut Job Description. Job Description dalam kaca mata seorang pemimpin (seharusnya) bukan hanya sebatas pembuatan detail tugas dan perintah bagi seluruh tubuh organisasi, namun menurut saya seharusnya Job Description memiliki minimal 3 fungsi dasar sebagai bentuk sebuah kematangan cara pandang seorang pemimpin dalam melihat kebesaran mimpi organisasi terebut. 3 fungsi tersebut adalah:



a. Distribusi
Distribusi tugas memungkinkan sebuah organisasi mampu berjalan menuju mimpinya secara efisien dan efektif. efisien dalam arti optimalisasi sumber daya dan efektif dari sudut pandang kecepatan dan ketepatan menuju tujuan. Distirbusi menciptakan tanggung jawab bagi tiap personal anggota sebuah organisasi, mampu menegasikan kesenjangan kerja, bahkan mampu membuat kompetisi internal dalam konotasi positif untuk kemajuan organisasi.

b. Menumbuh kembangkan Potensi 
Job Description adalah bukan hanya sekedar distribusi peran, namun juga sarana seorang pemimpin untuk bisa memberikan efek baik bagi seluruh stake holder di tubuh organisasi sebagai bagian dari OPTIMALISASI SUMBER DAYA.
Ada efek timbal balik pada proses ini, karena organisasi adalah seperangkat yang menghubungkan begitu banyak ide, menghubungkan begitu banyak gagasan, menghubungkan begitu banyak bakat dan potensi. 
Dan seorang pemimpin yang baik mutlak harus memahami rincian kapabilitas, karakter dan potensi-potensi yang terpendam dalam setiap sumber daya yang ia miliki karena itu akan semakin mudah bagi seorang pemimpin dalam memetakan detail tugas bagi organisasi yang ia pimpin.

c. Kaderisasi
Ketika sebuah pemimpin melihat pentingnya distribusi peran dalam organisasi, lalu berpikir bagaimana mampu mengoptimalkan dan mengembangkan potensi, maka ia pun harus memikirkan nafas mimpi tersebut. Pemimpin besar yang memiliki mimpi besar memahami seberapa panjang jalan yang ditempuh untuk mewujudkan mimpi besarnya. Maka ia harus mengatur nafas perjuangan mimpi tersebut.
Kegemilangan sebuah organisasi dalam fase seorang kepemimpinan tidak akan bernilai ketika ia tidak mampu membentuk generasi penerus dan penyambung nafas perjuangan. Sejarah mencatat secara gamblang bahwa kekalahan sebuah dinasti adalah kekalahan kaderisasi. Adalah kekalahan regenerasi. Adalah kekalahan menyambung nafas mimpi.
Maka penting bagi seorang pemimpin dalam melihat TUGAS atau AMANAH bukan hanya mutlak sebagai distribusi peran, namun bagaimana ia juga mampu membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang jauh lebih visioner dari dirinya.



Diakhir pembelajaran sederhana ini...
Bertanya secara jujur dan rendah hati pada diri ini...
Tentang realitas tugas pemimpin yang diemban...
Apakah sudah mampu mendeskripsikan mimpi sejelas teori atau hanya untaian kata untuk mengangkat diri??

Bekasi, 11 Juli 2011
Sederhana namun nyata
Best Regards,
Gempar Dwi Pambudi
gempar.dp@gmail.com
dwimpank@yahoo.co.id
Twitter: @mas_mpank


Kamis, 07 Juli 2011

Lintasan Takdir


Akhirnya akan tiba pada sebuah lintasan takdir...
Lintasan dimana keringat, air mata, dan duka menjadi keniscayaan pagi, siang , bahkan malam hari...
Ini adalah sebuah kisah perjuangan....
Perjuangan malam merajut kebersamaan menuju pagi yang lebih cerah...
Perjuangan senja menutup malam menuju esok yang lebih pasti...
Dimana hati diuji dalam kesendirian...
Saat senyum harus terus merekah di tengah getir prasangka...

Dan akhirnya kita tiba pada suatu lautan...
Lautan semangat memecah kejumudan...
Lautan kasih menuju sebuah cita...
Cita anak bangsa kepada ibu pertiwi yang sedang terluka agar dapat tersenyum bangga...
Sekarang dan selamanya...

Bila memang semangat itu adalah api....
Maka jagalah ia agar tak pernah padam...
Bila memang semangat itu adalah ombak...
Maka jagalah ia agar tetap bergemuruh...
Karena raga ini bisa saja mati...
Namun mimpi-mimpi besar tersebut tidak boleh mati...
Dan senantiasa mewarnai kehidupan dalam tiap semangat yang diteriakkan...
Dalam tiap semangat yang didasari oleh ruh-ruh dan keyakinan akan perjuangan mimpi-mimpi tersebut...

Lalu pada akhirnya kita semua akan tiba pada suatu titik akhir...
Sebuah titik dimana sungai-sungai kebahagiaan dan kesegaran mengalir dibawahnya...
Sebuah titik dimana kita lupa dengan semua kisah prahara...
Karena mata ini tak mampu lagi menerka...
Karena pikir ini tak mampu lagi berkata...
Dan kita akan jumpa disana...

Untukmu para pemuda-pemudi luar biasa yang tak pernah sombong akan kelebihan diri,,,
Untukmu para pemuda-pemudi luar biasa yang tak pernah menyerah akan kekurangan diri...
Dan untukmu para pemuda-pemudi luar biasa yang tak pernah berhenti bersabar dalam tiap langkah perjuangan ini....
Kisah ini ku sampaikan....

(anonim)

Best Regards,
Gempar Dwi Pambudi
gempar.dp@gmail.com
dwimpank@yahoo.co.id
mas_mpank@twitter